FISHERIES DIVING CLUB
IPB UNIVERSITY
FISHERIES DIVING CLUB
IPB UNIVERSITY
Fisheries Diving Club Institut Pertanian Bogor (FDC-IPB) merupakan organisasi mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor yang didirikan atas kesamaan minat dan bakat di bidang selam ilmiah pada tanggal 6 Oktober 1987 di Bogor Jawa Barat Indonesia. FDC-IPB menginduk ke organisasi selam Jawa Barat yaitu POSSI Jabar dengan nomor urut klub 03.
FDC berbentuk klub yang merupakan Lembaga Struktural dalam lingkungan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor yang bersifat keilmuan, kemahasiswaan dan kesamaan minat.
Meningkatkan minat, kemampuan pendidikan, dan teknis kegiatan bawah air/laut secara benar, baku, dan aman bagi anggota dan non anggota
Melakukan dan menunjang kegiatan–kegiatan ilmiah dalam bidang perikanan dan kelautan.
Membangkitkan dan mengembangkan cinta laut serta menggalakkan konservasi alam/lingkungan bawah air/laut.
Menunjang pemanfaatan sumber daya laut secara lestari dan bertanggung jawab untuk kesejahteraan manusia.
Meningkatkan prestasi keilmuan dan non keilmuan baik di tingkat nasional maupun internasional.
Artikel
Skin diving merupakan tahap pertama dari empat tahapan yang ada di kediklatan FDC IPB. Pada tahapan ini peserta diklat hanya mengandalkan alat dasar selam tanpa menggunakan alat bantu pernapasan seperti tabung oksigen. Peserta diklat diuji dari hal yang sangat mendasar baik dari segi fisik, mental dan keterampilan kolam.
Bulan Ramadhan selalu menjadi momen yang dinantikan untuk mempererat silaturahmi, salah satunya melalui kegiatan buka bersama. Tradisi ini tidak hanya menjadi waktu untuk menikmati hidangan berbuka, tetapi juga sebagai ajang memperkuat kebersamaan dan rasa kekeluargaan.
DXI merupakan suatu event tahunan pameran olahraga ekstrem atau adventure sports di Indonesia. Pada kepengurusan tahun ini, FDC-IPB berkesempatan kembali untuk membawakan talkshow tentang "scientific diving" dalam rangka meningkatkan eksistensi organisasi selam ilmiah mahasiswa tertua pada khalayak luas.
Lewat Trial SCUBA, FDC-IPB mengajak masyarakat menikmati sensasi menyelam. Tahun ini FDC-IPB berkesempatan untuk bekerja sama kembali bersama Siliwangi Adventure dalam mewujudkan program ini!
Setelah berhasil melewati tahapan awal skin diving, para peserta Diklat 42 FDC IPB melanjutkan proses pelatihan ke tahap kedua, yaitu Scuba Diving. Pada tahap ini, peserta mulai menggunakan perlengkapan selam lengkap, termasuk tabung oksigen dan BCD, untuk berlatih menyelam di kolam renang dengan kedalaman yang masih disesuaikan.
Skin diving merupakan tahap pertama dari empat tahapan yang ada di kediklatan FDC IPB. Pada tahapan ini peserta diklat hanya mengandalkan alat dasar selam tanpa menggunakan alat bantu pernapasan seperti tabung oksigen. Peserta diklat diuji dari hal yang sangat mendasar baik dari segi fisik, mental dan keterampilan kolam.
Pelatihan Entry Data MERMAID (Marine Ecological Research Management AID) dan KoboToolbox yang diikuti oleh para pengurus FDC ini bertujuan mempelajari pengelolaan data untuk standardisasi data monitoring terumbu karang serta mempelajari teknis digitalisasi data lapangan untuk pengumpulan data survei yang fleksibel.
Pelatihan Identifikasi Ikan Timur dengan Bang Ardan Diklat 39 ini berfokus mempelajari keragaman spesies dan karakteristik morfologi ikan di wilayah perairan timur Indonesia untuk meningkatkan akurasi serta validitas hasil pengamatan bawah air dalam upaya monitoring ekosistem.
Skin diving merupakan tahap pertama dari empat tahapan yang ada di kediklatan FDC IPB. Pada tahapan ini peserta diklat hanya mengandalkan alat dasar selam tanpa menggunakan alat bantu pernapasan seperti tabung oksigen. Peserta diklat diuji dari hal yang sangat mendasar baik dari segi fisik, mental dan keterampilan kolam.
Pada Jumat, 1 Mei 2026 telah dilaksanakan Pelatihan Coral Disease yang bertempat di RK C3 FPIK IPB. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali anggota dengan kemampuan dasar dalam mengenali berbagai jenis penyakit karang beserta karakteristiknya.
Pada Sabtu, 9 Mei 2026 telah dilaksanakan Pelatihan Identifikasi Lamun dan Mangrove yang bertempat di RK C3 FPIK IPB. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali anggota dengan kemampuan dasar dalam mengenali berbagai spesies lamun dan mangrove.
Pada 29 Juni - 5 Juli 2026 lalu, Latihan Perairan Terbuka (LPT) Diklat XLIII telah sukses diselenggarakan di Pulau Opak Kecil, Kepulauan Seribu. LPT ini adalah pertama kalinya bagi para anggota Diklat pergi ke pulau, sekaligus menjadi tahapan penting untuk mendapatkan Sertifikasi Selam A1 sebelum nantinya lanjut ke tahapan selanjutnya untuk memperoleh sertifikasi A2.
Pada Sabtu, 13 Juni 2026, telah dilaksanakan Pelatihan Analisis Data Spasial dan Pemrosesan Citra Satelit yang bertempat di RK B2 FPIK IPB. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali anggota dengan pemahaman dasar mengenai analisis data spasial dan pemanfaatan citra satelit dalam pemetaan habitat serta identifikasi tutupan lahan dan perairan.
Pada Jumat, 26 Juni 2026, telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Article Writing yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali anggota dengan pemahaman dasar mengenai penulisan artikel populer, khususnya dalam mengomunikasikan isu-isu lingkungan dan kelautan kepada masyarakat luas.